Faraz bangun dari sofa. Bergerak ke arah balkoni. Angin dingin menerpa ke wajah sebaik pintu kaca dibuka.
Unit kondominium tingkat ke tujuh belas petala langit menjamu mata Faraz dengan pemandangan cukup indah.
Tenang dalam damai. Dada langit semakin ringan setelah puas memerah keringat hasil kondensasi air di muka bumi yang terserap menjadi zarah wap yang membeku dan bersarang dalam kepulan awan yang indah.
Awan masih belum puas untuk menangis. Masih menitis air mata suci yang menyejukkan seluruh pelosok bumi Johor Bahru. Hijau dedaunan pokok di bukit setentang pandangan mata terlihat cukup sempurna dalam rintik hujan yang merenyai.
Faraz zip sweater ke dada. Faraz pejam mata. Faraz hirup udara segar.
Sudah enam bulan Faraz berkelana mencari erti dan arah tuju hidup. Life is indeed getting better. Tapi entah kenapa jiwa Faraz terasa kosong.
Faraz buka mata. Faraz pandang sekeliling. Segala yang dia punya dan belum dimiliki. Faraz sedar kini dunianya semakin menuju realiti. Dunianya sudah dewasa.
Tiada lagi sahabat setia geng lepak di mamak bercerita soal hidup dan hari mendatang. Tiada lagi konversasi berbaur edukasi yang tiada langsung unsur provokasi.
Kini Faraz dalam dunia yang lebih beraura realiti. Hidup sekadar berdikari dan mencari obsesi diri. Faraz hirup cawan kopi panas buatan sendiri.
Faraz duduk di kerusi santai buat melepas lelah hidup berdikari. Faraz capai smattphone hadiah ayahanda yang sudi memberi. Faraz buka aplikasi medium komunikasi.
"Guys, bila free? Vacay Krabi jom?"
Ada emoticon smiley yang excited sekali di pengakhiran ayat.
Faraz senyum. Faraz buka kalendar catatan schedule kerja sehari-hari.
"Aku on."
"Me too."
"Cun!"
- - - - - - - - - - - - -
Walau kita semua jauh beribu batu, tapi perkembangan diri tetap dikongsi.
Good luck with your examination, WLN.
Take care whenever you going to site, WVU.
Be good at new place, colleague and job, WMF.
- - - - - - - - - - - - -
Semoga masa mempertemukan kita buat sejuta kali lagi.
Till then, may Allah protect and ease our life.
Damn missing all of you, broooh. Haha
No comments:
Post a Comment